Ole Gunnar Solskjaer Tidak Mau Ambil Pusing Kritikan Mino Raiola

Ole Gunnar Solskjaer, manajer asal Manchester United ini tidak mau ambil pusing menanggapi kritikan pedas dari salah satu agen pesepakbola dari Paul Pogba, Mino Raiola.

Sang pelatih MU malah mempersilahkan Raiola untuk mengungkapkan semua apa yang ingin dia katakan. Pada beberapa pekan terakhir, Solskjaer  dan Raiola memang tampak terlihat perang kata-kata.

Keadaan ini bermula dari kritikan Solskjaer yang menyatakan bahwa Raiola memperlakukan Pogba, dimana seperti yang kita ketahui bahwa Pogba adalah milik Raiola.

Tidak terima dengan perkataan yang dilontarankan oleh Solskjaer, Raiola  tidak diam dan angkat bicara dengan melontarkan pernyataan pedas dimedia sosialnya.

Raiola menyatakan bahwa Solskjaer adalah sosok pelatih yang tidak tau diri dan menyebut bahwa sang manajer seolah-olah mempenjarakan Pogba di Manchester United.

Dilansir dari media Sky Sports, saat dimintai penjelasan dan tanggapannya soal pernyataannya yang dilontarkan Raiola, ini komentar yang dilontarkan oleh Solskjaer,

“Saya mungkin tidak akan berbicara banyak mengenai masalah ini dan tidak akan berbicara banyak dengan Pogba juga mengenai masalah ini”

Solskjaer mengaku bahwa sangat tidak tertarik dengan melayani komentar dan kritikan dari Raiola. Dirinya menyebutkan bahwa hal tersebut sangat tidak perlu untuk dipikirkan dan hanya membuang waktu saja.

“Saya rasa hal tersebut tidak perlu diambil pusing dan tidak perlu mencampuri urusan ini. Biarkan Paul dan Mino berbicara sesuka hati mereka. Saya juga tidak perlu mengomentari apa yang mereka katakan melalui media”,

“Untuk apa yang sudah dikatakan oleh Mino, mungkin saya bisa melakukan pertemuan dan berbicara kepadanya suatu saat nanti”, ungkap Solskjaer

Solskjaer enggan ambil pusing dengan apa yang sudah diungkapkan oleh Raiola. Dirinya beranggapan bahwa sang agen memiliki kebebasan untuk mengungkapkan pendapatnya tanpa perlu menunggu persetujuan.

Berbagai pihak beranggapan bahwa Pogba akan hengkang dari Manchester United dimusim panas nanti. Namun untuk melepaskannya, United hanya mau menjualnya dengan harga diangka 150 Juta Pounds.

Seperti yang kita ketahui bahwa angka jual tersebut tidak banyak klub yang menyanggupi untuk membayarnya dengan harga yang fantastis tersebut.

Keinginan Manchester United Mengalahkan Chelsea Tiga Kali Berturut – Turut

Manchester United akan melanjutkan laganya dengan berhadapan dengan Chelsea dalam laga lanjutan ajang Liga Inggris 2019-2020. Kedua tim ini hanya berbeda enam poin dipapan klasemen sementara.

Chelsea saat ini berada diposisi ke-4 dengan total 41 poin sedangkan Manchester United berada diposisi ke-9 dengan total 35 poin. Perbedaan beberapa poin itu membuat sang manajer, Ole Gunnar Solskjaer sangat terpacu untuk mengalahkan Chelsea.

Dilansir oleh situs resmi MU, “Iya, kemenangan ini akan memotong tiga poin. Hal tersebutlah yang menjadi target kami saat ini”

The Red Devils akan bertamu ke Stamford Bridge dengan penuh kepercayaan diri setelah berhasil dua kali memenangkan laga kontra Chelsea secara berturut-turut.

Setalah menang dengan skor akhir 4 – 0 dileg pertama musim ini, Manchester United berhasil memenangkan laga dengan skor akhir 2 – 1 dipartai ajang Piala Laga.

Sayangnya, dengan dua kali kemenangan tersebut tidak membuat United dipastikan akan memenangkan laga selanjutnya. Penampilan yang menggebu-gebu dalam beberapa laga serta usaha balas dendam chelsea dapat membuat harapan MU pudar.

Keadaan tersebut juga dipahami oleh sang pelatih, Ole Gunnar Solskjaer bahwa Chelsea mampu membuat tim besutannya tersebut tersandung.

Solskjaer berkata, “Kami sudah melawan mereka sebanyak dua kali dimusim ini dan hasilnya kami mampu memenangkannya tetapi seperti yang kita ketahui bahwa Chelsea adalah tim hebat. Mereka akan bermain dikandang tetapi selalu mencoba untuk menang disetiap laganya”.

Laga selanjutnya, Manchester United akan berhadapan dengan Chelsea  dan akan dilaksanakan setelah jeda musim dingin di Liga Inggris. Jeda tersebut merupakan hal yang pertama diperkenalkan dimusim ini.

Solskjaer mengungkapkan bahwa dengan adanya jeda musim dingin sangat menguntungkan semua tim di United. Dirinya berpendapat bahwa jeda tersebut dipercaya dapat meningkatkan kualitas permainan dari para pemainnya diklub.

Diakhir solskjaer menjelaskan, “Dengan adanya jeda musim ini sangat menguntungkan siapapun tetapi selain itu jeda tersebut juga bisa dirasakan oleh tim-tim lain yang berasal dari Inggris”,

“Saya berharap bahwa para pemain saya nantinya akan bisa memenangkan laga yang mereka jalani, khususnya untuk laga kontra Chelsea”, tutup Solskjaer.