Keinginan Manchester United Mengalahkan Chelsea Tiga Kali Berturut – Turut

Manchester United akan melanjutkan laganya dengan berhadapan dengan Chelsea dalam laga lanjutan ajang Liga Inggris 2019-2020. Kedua tim ini hanya berbeda enam poin dipapan klasemen sementara.

Chelsea saat ini berada diposisi ke-4 dengan total 41 poin sedangkan Manchester United berada diposisi ke-9 dengan total 35 poin. Perbedaan beberapa poin itu membuat sang manajer, Ole Gunnar Solskjaer sangat terpacu untuk mengalahkan Chelsea.

Dilansir oleh situs resmi MU, “Iya, kemenangan ini akan memotong tiga poin. Hal tersebutlah yang menjadi target kami saat ini”

The Red Devils akan bertamu ke Stamford Bridge dengan penuh kepercayaan diri setelah berhasil dua kali memenangkan laga kontra Chelsea secara berturut-turut.

Setalah menang dengan skor akhir 4 – 0 dileg pertama musim ini, Manchester United berhasil memenangkan laga dengan skor akhir 2 – 1 dipartai ajang Piala Laga.

Sayangnya, dengan dua kali kemenangan tersebut tidak membuat United dipastikan akan memenangkan laga selanjutnya. Penampilan yang menggebu-gebu dalam beberapa laga serta usaha balas dendam chelsea dapat membuat harapan MU pudar.

Keadaan tersebut juga dipahami oleh sang pelatih, Ole Gunnar Solskjaer bahwa Chelsea mampu membuat tim besutannya tersebut tersandung.

Solskjaer berkata, “Kami sudah melawan mereka sebanyak dua kali dimusim ini dan hasilnya kami mampu memenangkannya tetapi seperti yang kita ketahui bahwa Chelsea adalah tim hebat. Mereka akan bermain dikandang tetapi selalu mencoba untuk menang disetiap laganya”.

Laga selanjutnya, Manchester United akan berhadapan dengan Chelsea  dan akan dilaksanakan setelah jeda musim dingin di Liga Inggris. Jeda tersebut merupakan hal yang pertama diperkenalkan dimusim ini.

Solskjaer mengungkapkan bahwa dengan adanya jeda musim dingin sangat menguntungkan semua tim di United. Dirinya berpendapat bahwa jeda tersebut dipercaya dapat meningkatkan kualitas permainan dari para pemainnya diklub.

Diakhir solskjaer menjelaskan, “Dengan adanya jeda musim ini sangat menguntungkan siapapun tetapi selain itu jeda tersebut juga bisa dirasakan oleh tim-tim lain yang berasal dari Inggris”,

“Saya berharap bahwa para pemain saya nantinya akan bisa memenangkan laga yang mereka jalani, khususnya untuk laga kontra Chelsea”, tutup Solskjaer.

Chelsea Incar Nick Pope untuk Gantikan Kepa

Belakangan ini The Blues diisukan sedang mengincar Nick Pope, yang di ancang – ancang untuk menempati posisi Kepa Arrizabalaga pada laga musim 2020-2021 nantinya.

Isu ini beredar ketika Kepa bermain di laga Chelsea melawan Arsenal di jembatan Stamford pada pertanidingan ke 24 Liga Premier. Pertandingan yang sangat seru tersebut berakhir seri yaitu skor 2-2.

Dalam laga tersebut, Cesar Azpilicueta dan Jorginho menyumbangkan masing-masing sebuah gol untuk Chelsea. Sedangkan, di pihak Arsenal 2 buah gol tersebut disumbangkan oleh Hector Bellerin dan Gabriel Martinelli.

The Blues sejatinya mempunyai keunggulan di atas The Gunners pada sektor pemain. Hal ini dikarenakan pada menit ke-26. David Luiz yang merupakan pemain Arsenal harus keluar dari lapangan dikarenakan diberi kartu merah oleh wasit. Kartu merah tersebut diberikan kepada David Luiz karena ia melakukan pelanggaran terhadap Tammy Abraham. Alhasil dari perbuatannya itu, The Gunners harus meneruskan pertandingan hanya dengan 10 orang.

Setelah laga tersebut, Kepa menjadi sasaran empuk untuk dikritik oleh True Blues. Karena ia diklaim menjadi penghambat Chelsea, khususnya ketika ia tidak berhasil menghalau tendangan Martinelli. Apalagi, sepanjanga laga tersebut The Gunners hanya berhasil membuat dua tendangan ke arah gawang. Namun, naasnya kedua tendangan tersebut juga berhasil bersarang di gawang Kepa.

Frank Lampard selaku pelatih Chelsea juga mengatakan bahwa performa Kepa di laga tersebut tidak bagus sehinggan skuad Chelsea tidak bisa tampil secara maksimal.

 

 

Bukanlah Langkah Bagus Jika Maurizio Sarri Di Pecat

Legenda The Blues Pat Nevin tidak menyetujui jika Maurizio Sarri didepak di akhir musim ini. Dia menilai, hal ini bukanlah keputusan yang cerdas bagi Chelsea.

Sarri sekarang ini sedang berada dalam tekanan yang besar di Stamford Bridge. Karena, ia harus mampu membuat Chelsea kembali laga Liga Champions di musim depan.

The Blues saat ini sedang bersaing ketat dengan Arsenal, Tottenham Hotspur,  dan Manchester United untuk status empat besar. Di lain sisi, mereka juga masih bersaing di Liga Eropa.

Tetapi, banyak orang kecewa dengan asuhan Sarri di tim Chelsea di musim ini. Hal itu menimbulkan dugaan bahwa pelatih  asal Italia itu bakalan dipecat pada akhir musim.

Dalam satu dekade terakhir, Chelsea telah sering melakukan pergantian pelatih.Oleh karena itu, Sarri mungkin bisa menjadi korban berikutnya.

Nevin mengatakan The Blues harus mengeluarkan peringatan dari sekarang. Karena, menurutnya pemilik Chelsea, Roman Abramovich saat ini sudah berbeda karena ia sudah jarang untuk menghabiskan uang lagi.

Tetapi, Nevin menyatakan ketidaksetujuannya jika Chelsea mendepak Sarri dan menggantinya pada penghujung musim. Menurutnya, hal tersebut bisa membuat buntung The Blues. Jadi, menurutnya jika Chelsea ingin mengganti seorang pelatih setiap atau dua tahun, Maka lebih baik jika The Blues mempunyai banyak uang. Namun untuk sekarang, Chelsea tidak lagi seperti itu.