Eceng Gondok, Hama Yang Dapat Menyerap Miyak Tumpah Di Air

mungkin sejak kecil kita sering melihat tanaman air yang satu ini, karena banyak di temukan di danau, sungai maupun kolam yang sudah tidak terpakai, ya Eceng Gondok, salah satu tanaman terapung atau Floating plant yang satu ini sering kita anggap tidak berguna dan sangat mengganggu dimanapun dia tumbuh karena tanaman ini sangat cepat berkembang dan tumbuh menyebar di seluruh permukaan air yang mereka huni.
tahukah anda bahwa tanaman ini adalah hama yang mematikan? meskipun berbentuk lucu, memiliki batang yang gemuk dan berisi air serta kantung udara dan memiliki bunga berwarna ungu yang memiliki aroma cukup wangi, ternyata tanaman ini sangat merugikan banyak orang ketika dia menginfasi suatu lokasi atau tempat.

misalnya ketika tanaman uni tumbuh di danau, mereka akan terus berkembang dan menjalar seluas mungkin karena tempatĀ  yang mereka huni dan cocok dengan ekosistem mereka, tanaman ini memiliki rate tumbuh dengan sangat cepat, dibalik batang dan daun yang mengambang tahukah anda bahwa tanaman Eceng gondok memiliki akar serabut yang menggantung di bagian bawah dan sangat panjang serta sangat padat.

tidak jarang akar akar ini dapat membuat hewan yang lewat dibawahnya menjadi tersangkut dan mati, karena tidak jarang ada ikan ikan berbagai ukuran yang terjebak di akar eceng gondok dan membuat mereka mati terjebak.

dibalik kerugian yang ditimbulkan oleh tanaman infasif yang satu ini, ternyata eceng gondok juga memiliki manfaat yang luar biasa untuk ekosistem karena akar tanaman ini bersifat menyerap zat amoniak dan berbagai racun yang terkandung didalam air.

akar tanaman ini biasanya membuat air dimana tempat tanaman ini tumbuh akan menjadi lebih bersih dan lebih sehat serta terhindar dari berbagai zat buruk yang ada didalam air, dan yang paling perlu kalian ketahui adalah bahwa akar dari tanaman ini memiliki manfaat dan peran yang sangat besar untuk menyerap minyak minyak yang berada di permukaan air.

setelah dilakukan beberapa percobaan oleh para ahli, terungkap bahwa akar dari tanaman ini dapat menyerap minyak yang tumpah di air yang bersifat bahya untuk ekosistem air tersebut, jadi tidak semua hal yang di timbulkan oleh adalah butuk, sebab tanaman ini juga memiliki cukup banyak manfaat baik serta tanaman ini harus tetap di kontrol perkembangannya di manapun mereka tumbuh sebab jika tidak di perhatikan dan di kontrol jumlahnya akan malah menjadi mencana untuk orang orang yang memiliki mata pencaharian, seperti nelayan atau orang orang yang memancing di sekitar tempat itu.