Ku Hye Sun Akan Mengumpulkan Bukti-Butki Setelah Digugat Cerai Oleh Ahn Jae Hyun

Sebuah kabar yang menhebohkan dunia hiburan di Korea Selatan mengenai gugatan penceraian Ahn Jae Hyun kepada istrinya yang bernama Ku Hye Sun. Ahn Jae Hyun sudah resmi mengajukan sebuah gugatan cerai kepada Ku Hye Sun ke Pengadilan Keluarga di Distrik Suwon. Ku Hye Sun sendiri juga tidak mau kalah dan akan mengajukan sebuah tuntutan balik.

Diketahui bahwa Ahn Jae Hyun sudah resmi mengajukan sebuah gugatan cerai kepada istrinya yang bernama Ku Hye Sun kepada pihak Pengadilan Keluarga Distrik Suwon. Mereka akan segera dipertemukan dalam waktu dekat di pengadilan.

Namun Ku Hye Sun diketahui muncul dengan sebuah tuntutan balik. Melalui kuasa hukum LIWU Law Group, tuntutan balik yang dilakukan oleh kliennya itupun dijelaskan oleh pengacara Jung Kyung Suk dengan mengatakan akan segera mengeluarkan bukti-bukti saat di pengadilan nanti.

“Sebagai kuasa hukumnya Ku Hye Sun, saya akan merilis sebuah pernyataan yang resmi dari Ku Hye Sun melalui firma hukum kami. Pernyataan resmi akan dirilis karena adanya sebuah ketertarikan yang lebih pada proses perceraiannya Ku Hye Sun dan untuk mengungkapkan tentang perubahan dengan jelas.”

“Pertama-tama, Ahn Jae Hyun telah mengajukan sebuah gugatan kepada Pengadilan Keluarga Distrik Seoul pada tanggal 9 September 2019 dan sudah disampaikan kepada Ku Hye Sun pada tanggal 18 September 2019. Ku Hye Sun pun sudah beberapa kali mengekspresikan harapannya untuk melindungi seluruh keluarganya.”

“Tetapi setelah gugatan cerainya diajukan, dia berpikir kalau sekarang sangat sulit untuk bisa melindungi kehidupan keluarganya. Untuk bisa melindungi dirinya sendiri mulai dari sekarang dan dikarenakan penilaiannya tentang Ahn Jae Hyun yang bertanggung jawab mengenai rusaknya hubungan rumah tangga mereka, dia juga akan segera mengajukan sebuah tuntutan balik untuk melawan Ahn Jae Hyun bersama dengan respon yang tertulis di Pengadilan Keluarga Seoul.”

“Lebih lanjutnya, Ku Hye Sun akan tetap mengumpulkan semua bukti-bukti (termasuk foto-foto) apa yang dirinya klaim bersamaa melakukan gugatan yang sudah disebutkan di atas.”

Teaser Vagabond Akhirnya Di Rilis, Lee Seung Gi Tersenyum Secara Misterius Di Akhir Teaser

Akhirnya hanya tinggal menunggu hitungan hari saja SBS akan segera menayangkan drama terbarunya yang berjudul “Vagabond”. Pihak SBS merilis sebuah teaser dari drama yang dibintangi oleh Lee Seung Gi dan Suzy ini menjelang penayangan dari episode perdananya.

Banyak momen-momen yang sangat menegangkan terlihat di teaser drama yang dialami oleh kedua karakter utamanya. Tidak hanya itu, banyak juga adegan-adegan aksi yang sangat intens ditampilkan juga di teaser itu.

Pada awalnya hanya Lee Seung Gi yang diperlihatkan di teaser itu dengan penampilannya yang sangat keren memegang beberapa macam senjata. “Kau Tahu? Kau sudah memilih orang yang salah untuk diganggu. Siapapun dirimu, dimanapun kamu berada, aku akan tetap mengejarmu hingga ke ujung nereka dan menghisap sumsum tulangmu,” ujar Lee Seung Gi pada teaser pembuka itu.

Setelah itu, Teaser yang dirilis itu menampilkan juga beberapa adegan aksi yang dilakukan oleh Lee Seung Gi seperti berlarian dikota, melompat kesana kemari dari bangunan yang tinggi sampai mengejar seseorang.

Selain itu, teaser drama “Vagabond” itu pun menampilkan beberapa adegan yang terlihat sangat menyedihakn yang sedang dialami oleh Lee Seung Gi dan Suzy. Mereka terlihat sangat sedih sampai menangis pilu untuk sesuatu yang masih belum diketahui.

Pada akhir teaser tersebut menampilkan momen sekilas dari para pemeran utamanya yaitu Suzy, Lee Seung Gi dan Shin Sung Rok. Shin Sung Rok terlihat sedang menodongkan pistol, Suzy terlihat sedang berbalik dengan ekspresi wajah yang datar, sedangkan Lee Seung Gi terlihat menampilkan senyum manisnya yang sangat misterius.

Drama “Vagabond” sendiri mengisahkan tentang Cha Dal Geun (yang diperankan oleh Lee Seung Gi) yang merupakan seorang pria yang mengalami sebuah kecelakaan misterius. Kemudian dia pun mulai menyelidiki konspirasi dibalik kecelakaannya itu yang ternyata diketahui berhubungan dengan sebuah kasus korupsi besar yang dilakukan oleh para pejabat negara.

Disisi yang lain terdapat seorang agen rahasia Badan Intelijen Nasional Korea, Go Hae Ri (yang diperankan oleh Suzy). Dia diketahui jatuh cinta kepada Cha Dal Geun setelah mereka bertemu.

Drama “Vagabond” sendiri dijadwalkan akan ditayangkan pada tanggal 20 September 2019 mendatang. Drama ini diketahui akan mengisi slot tayang pada hari Jumat – Sabtu malam milik SBS.

Taeyong NCT Merupakan Member Yang Tidak Mempunyai Banyak Popularitas

Terdapat sebuah postingan dalam situs komunitas online Pann yang sedang memperdebatkan popularitas Taeyong NCT yang dianggap tidak lebih populer dari member NCT lainnya.

Baik fans atau non fans dari NCT mungkin berpendapat kalau Taeyong merupakan salah satu member yang sangat populer. Apalagi ia adalah rapper sekaligus leader dari subunit NCT 127 tersebut yang dapat dikatakan dari salah satu yang cukup banyak dapat job.

Taeyong sudah merilis tiga lagu dalam proyek SM STATION yaitu “Cure”, “Long Flight”, dan “Around”. Penyanyi kelahiran 1995 ini juga sering membintangi variety show sendiri tanpa adanya member lain seperti “Food Diary” dan “Happy Together” (hanya dengan Jaehyun).

Sebuah postingan yang ada dalam situs komunitas online Pann sedang mempertanyakan popularitas Taeyong yang sebenarnya. Dalam postingan itu terdapat sebuah daftar member NCT dengan penjualan merchandise terbanyak hingga paling sedikit.

Jaehyun menjadi member yang memuncaki daftar dengan penjualan 27 ribu buah dan member lainnya Jaemin, Mark Lee, Haechan, Doyoung, Jeno, dan Jisung. Taeyong menjadi member di bawah mereka dengan penjualan merchandise hanya sebanyak 11 ribu buah.

Postingan tersebut juga menyinggung jumlah view yang ada dalam video unboxing dari para member SuperM. Di sini, terlihat jumlah view Taeyong rupahnya lebih sedikit dari view member NCT yang lain seperti Mark, Ten, dan Lucas.

“Dia benar-benar merupakan idol yang sudah banyak kali dipromosikan. Lee Soo Man telah terkena dementia. Atau ia sengaja ingin membuat pertengkaran dengan publik? Dia tidak ingin mengakui kalau mata jelinya itu sudah gagal dengan ia membuat NCT dan seluruh imej dari agensinya SM Entertainment juga ikut hancur,” komentar salah satu netter.

“Taeyong dulu sempat treding di situs Pann setiap harinya tapi akhir-akhir ini dia hanya dapat dua postingan perharinya. Tapi kadang bahkan postingan itu tidak berhasil menjadi trending. Fansnya juga sangat keras kepala. Mereka pasti seorang ahjumma,” kata netter lain.

“Taeyong sangat dibangga-banggakan di situs Pann sangat jelas ia tidak populer. Jadi hal ini membuatnya sangat begitu dibenci oleh banyak orang dari pada yang lainnya,” tutup netter lainnya.

F1 GP 2019 Azerbaijan Nyeleweng, Robert Kubica Kecewa

Perhelatan besar Gran Prix 2019 di Azerbaijan mash menyisakan banyak cerita. Kesuksesan dari pembalap diiringi juga dengan kekecewaan beberapa pemainnya, seperti ekspektasi Kubica melenceng karena kiprahnya yang tidak bisa maksimal. Atmosfer wilayah Azerbaijan menjadi alasan utamanya.

Padahal bisa saja pembalap itu sendiri yang memang tidka maksimal dalam bermain. Baku City Circuit menjadi saksi bisau persiapan Azerbaijan dalam menyambut GP 2019 tahun ini. namun Kubica masih bersikukuh bahwa ketidakmaksimal permainannya itu dikarenakan tata permainan yang ada di Azerbaijan.

Pembalap asal Polandia ini menyatakan bahwa dirinya yang sebelumnya berprestasi dengan perolehan masuk kualifikasi 10 besar, tahun ini hanya puas dnegan posisi ke 16 saja. Sangat jauh dari harapan, karena tidak bisa menggeser lawan-lawannya. Bahkan di akhir balapan, ekspektasi Kubica melenceng pun terjawab dnegan perolehan waktu, yakni hanya 1 menit lebih 45.455 detik saja. Hampir dua menit. Permainan yang panjang, sehingga di hasil akhir, Kubica dinyatakan masuk ke posisi 18. Sungguh membuat kecewa timnya juga.

Alasan utama yang membuat Kubica tidak bisa maksimal adalah karena pengendalian mobilnya. Di circuit, dia merasa tidak bisa menggunakan mobilnya dengan maksimal. Dia tidak bisa mengendalikan mobilnya agar tidak menabrak dinding circuit. Berkali-kali terjadi, sehingga membuat performa mobilnya pun ikut bermasalah.

Bahkan usaha untuk mengerem pun selalu gagal dilakukan oleh Kubica. Mobilnya justru hampir terpanting menabrak dinding kembali. Jika hal tersebut terjadi dengan lebih kuat, maka nyawa Kubica akan menjadi taruhannya.

Ekspektasi Kubica melenceng jauh dari angan-anagn. Bayangan untuk bisa bermain dengan nyaman pun harus dikubur dalam-dalam,karena pada kenyataannya, dirinya benar-benar tidak nyaman berada di dalam mobil.